Saturday, February 4, 2017

Penyakit pada Tanaman Cabai (Cabe) dan Cara Mengatasinya

Seperti yang kita ketahui, cabai atau cabe merupakan hasil komoditi pertanian yang sangat diminati di pasaran bahkan dituntut selalu cukup ketersediaan stoknya. Namun, dengan banyaknya penyakit yang biasanya menjangkiti sayuran yang satu ini, maka petani pun sering kali mendapat kerugian besar dari hasil cabe yang tak layak panen apalagi dijual di pasaran. Oleh karena itu, berikut akan dipaparkan mengenai apa saja penyakit cabai, serta cara mengatasinya.

1. Bercak Daun

Penyakit ini ditandai dengan timbulnya warna abu-abu berbentuk bundar pada daun dan dipinggiran bundaran tersebut akan terlihat warna kuning kecoklatan. Penyakit ini disebabkan oleh jamur cercospora capsici, yang apabila semakin menyebar atau semakin banyak daun pun akan menguning dan akhirnya berguguran. Jamur ini muncul disebabkan oleh  kelembaban tinggi yang biasanya ada pada musim hujan.

Cara mengatasi penyakit bercak daun ialah :

  • Penanaman khususnya pada musim hujan dilakukan di tempat yang terbuka, tidak rimbun, sehingga terkena cahaya matahari yang cukup dan terhindar dari kelembaban yang tinggi.
  • Tanaman cabai diberi jarak, jangan terlalu dempet antara pohon yang satu dengan lainnya, agar apabila cabai terkena penyakit bercak daun tidak cepat menyebar atau menjangkiti pohon lain.
  • Perawatan dengan pemberian obat fungisida untuk mencegah timbulnya jamur cercospora capsici. 

2. Patek

Jika tanaman cabai memiliki daun atau batang pucuk yang terlihat sudah mati, daunnya kering membusuk, maka sudah dapat dipastikan cabai sudah terjangkit penyakit patek. Penyakit ini disebabkan oleh jamur colletotrichum capsici, yang sudah menjangkiti cabai dari masih menjadi benih. Benih cabai yang terkena jamur colletotrichum capsici biasanya akan terlihat layu.

Cara mengatasi penyakit patek :

  • Pemilihan bibit cabai yang baik, bisa dengan cara penyortiran bibit semaian atau hanya memilih bibit kualitas terbaik untuk ditanam.
  • Perawatan dengan pemberian obat fungisida untuk menghindari timbul dan berkembangnya jamur colletotrichum capsici.

3. Pembusukan pada Buah Cabai

Biasanya penyakit ini timbul pada buah cabai muda atau yang telah mendekati masa panen, dengan ciri pembusukan pada buah cabai. Penyakit ini disebabkan oleh jamur phytophthora capsici. Sama seperti penyakit bercak daun, jamur ini juga timbul pada saat musim penghujan karena kelembaban tingginya.

Cara mengatasi penyakit pembusukan buah cabai :
  • Pemberian jarak tanam agar tidak cepat menyebar atau tertular ke pohon cabai lain, serta usahakan jangan melakukan penanaman di tempat lembab yang kurang mendapat hangat cahaya matahari.
  • Pemberian pupuk seperti urea dan ZA yang banyak mengandung nitrogen.
  • Segera musnahkan atau bahkan bakar pohon yang sudah terjangkit penyakit ini agar pohon lain tidak tertular.

4. Keriting

Pengeritingan pada pohon cabai ini disebabkan oleh virus cucumber mosaic, yang mengakibatkan warna daun berubah menjadi hijau tua dan keriting, tulang daun mengering, serta pertumbuhan tanaman cabai pun jadi terhambat.

Cara mengatasi penyakit keriting pada tanaman cabai:
  • Pemberian pupuk NPK.
  • Hindari penanaman di lahan yang rimbun, lembab kurang cahaya matahari.

5. Layu

Tanaman cabai yang mudah layu jika terkena intensitas cahaya matahari yang tinggi bisa jadi disebabkan oleh kesalahan dalam pemilihan lahan atau tanah tempat penanaman.

Cara mengatasi penyakit layu pada tanaman cabai :

  • Hindari lahan atau tanah penanaman yang mengandung zat kapur dan zat azam yang terlalu tinggi serta tanah lempung, karena hal tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman cabai yang tidak normal bahkan gampang layu dan mati.

Demikianlah berbagai penyakit yang biasanya menjangkit tanaman cabai serta cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan solusi dan inspirasi kepada pembaca yang ingin menanam atau bahkan sedang mencari cara untuk menanggulangi penyakit cabai.

Bagikan

Jangan lewatkan

Penyakit pada Tanaman Cabai (Cabe) dan Cara Mengatasinya
4/ 5
Oleh